Ini Dia 11 Tradisi Unik di Sumatera Barat Yang Masih
Eksis Sampai Sekarang

Balimau

ilustrasi
Balimau adalah tradisi mandi
membersihkan diri menjelang bulan ramadhan. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan
oleh masyarakat Minangkabau di lubuak atau sungai. Selain itu Balimau juga
memiliki makna lainnya yaitu mensucikan bathin dengan bermaaf-maafan satu sama
lain sebelum menyambut bulan suci ramadhan.
Makan Bajamba

Pembalap TdS Makan Bajamba
Makan bajamba sering juga disebut
Makan Barapak, tradisi ini sampai sekarang masih jamak dilakukan oleh
masyarakat Minangkabau. Makan Bajamba adalah tradisi makan dengan cara makan
bersama di sebuah tempat, biasanya dilakukan pada hari besar islam, upacara
adat atau acara-acara penting lainnya.
Tradisi makan bajamba diperkirakan
masuk ke Sumatera Barat seiring dengan masuknya islam ke Ranah Minang pada abad
ke-7. Maka tidak heran banyak adab dalam makan bajamba yang sesuai dengan
syariat islam.
Turun Mandi

Upacara Turun Mandi | Foto:
gadangdirantau.com
Upacara Turun Mandi adalah salah
satu tradisi yang sampai saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat
Minangkabau. Upacara ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas lahirnya
seorang anak ke dunia sekaligus memperkenalkan kepada lingkungan sekitar bahwa
telah lahir seorang anak dari sebuah keluarga atau suku.
Upacara Turun Mandi dimulai dengan
persiapan berbagai perlengkapan, kemudian arak-arakan menuju sungai (batang
aia) tempat dilaksanakannya upacara Turun Mandi tersebut. Upacara ini sendiri
hanya bisa dilaksanakan di Batang Aia atau Sungai.
Batagak Kudo-Kudo
Upacara Batagak Kudo-Kudo merupkan
salah satu rangkaian panjang dari Tradisi masyarakat Minangkabau dalam
membangun rumah. Upacara Batagak Kudo-Kudo sendiri dilakukan saat sebuah rumah
baru akan baru dipasan kuda-kuda. Biasanya upacara ini mirip dengan ‘baralek’
dengan mengundang orang kampung dan sanak famili. Kado yang biasanya dibawakan
oleh tamu undangan adalah seng atau atap untuk rumah.
Batagak Pangulu
Masyarakat etnis Minangkabau hidup
dalam budaya bersuku dan berkaum. Setiap suku biasanya memiliki seorang
penghulu suku atau Datuak. Ketika sebuah suku atau kaum mengangkat pimpinan
kaumnya yang baru maka diadakanlah upacara Batagak Pangulu.
Upacara Batagak Pangulu merupakan
salah satu upacara besar yang menjadi tradisi masyarakat Minangkabau. Acara ini
biasanya diadakan dengan menyembelih kerbau dan mengadakan acara pesta selama 3
hari bahkan sampai seminggu lamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar